Senang
sekali kali ini TK Pertiwi Gumiwang bisa membagikan kegiatan menarik dalam dunia
pembelajaran anak usia dini. Pada hari Sabtu, 01 Januri 2025, kami melakukan
kunjungan lapangan atau Fieldtrip ke Perternakan Anak Bangsa Banjarnegara. Kebetulan
lokasi peternakan tersebut ada di Desa Kalipelus, Kecamatan Purwanegara,
Kabupaten Banjarnegara.
Pukul 08.00
WIB kami membawa anak – anak kelompok A dan B untuk belajar dan mengenal lebih
dekat tentang binatang domba. Asyik sekali pastinya, karena anak- anak didik
kami naik siklun atau mobil Pick up untuk menuju kesana.
Tiba di
lokasi Peternakan Anak Bangsa Banjarnegara, kami turun dan anak- anak berbaris
saat memasuki peternakan. Tak berapa lama anak anak antusias sekali memasuki
area kandang domba dan mengamati domba dari dekat.
Kedatangan kami
disambut dengan ramah oleh para penjaga ternak domba disana. Setiap pertanyaan
dari anak didik kami dijawab dengan baik oleh pemilik dan pengelola di
peternakan anak Bangsa.
Waaaah,
anak- anak senang sekali berada disana. Mereka melihat domba,memegang dan
bertanya secara lebih dekat. Ada kegiatan paling membuat anak tertarik yaitu
memberi makan domba dengan rumput yang sudah disediakan. Harapan kami dari para
guru, semoga anak- anak lebih belajar dengan baik dan mendapatkan makna karena
belajar secara nyata dan dekat dengan sumber belajar.
Kedepannya,
akan kami bagikan pengalaman menarik dan menyenangkan lainnya dalam dunia pembelajaran
anak usia dini.
Pagi itu, anak – anak di TK Pertiwi
Gumiwang selesai melakukan kegiatan makan bersama dalam Pemberian Makanan
Tambahan (PMT) yang dilakukan rutin setiap hari, mulai dari Senin sampai dengan
Sabtu.
Beberapa anak mulai berjalan menuju
luar ruangan. Ada yang membawa kotak makannya untuk dibersihkan atau dicuci,
kemudian sebagian anak mengambil alat menggosok gigi yang terdiri dari gelas plastik,
sikat dan pasta gigi. Mereka satu per satu mengantri mengambil air dan berderet
mengambil posisi untuk memulai menggosok gigi.
Guru menemani anak- anak dalam
kegiatan menggosok gigi, ketika anak ada yang membutuhkan bantuan maka guru
dengan sigap membatu anak yang mengalami kesulitan dalam membuka pasta gigi dal
lain sebagainya.
Kegiatan ini rutin dilakukan di TK
Pertiwi Gumiwang, dengan hapan dapat menanamkan pembiasaan baik ketika dirumah
maupun disekolah. Anak akan terbiasa menggosok gigi setelah makan.
Yuk … Tanamkan kebiasaan pada anak- anak kita untuk menerapkan hidup
bersih dan sehat, salah satunya dengan menggosok gigi sesudah makan. Tamankan pada
anak- anak kita bahwa menggosok gigi itu baik untuk menjaga kesehatan gigi,
misalnya : gigi menjadi putih, mencegah gigi berlubang yang mengakibatkan sakit
gigi, menyegarkan nafas dan lain- lain.
Dokumentasi Kegiatan Menggosok Gigi setelah Makan di TK Pertiwi Gumiwang
Tarhib Ramadhan
merupakan kegiatan dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Di TK Pertiwi
Gumiwang, satu pekan menjelang bulan ramadhan diadakan rangkaian kegiatan dalam
menyambut bulan suci ramadhan. Adapun harapannya anak didik dapat mengembangkan
beberapa dimensi profil pelajar pancasila antara lain :
Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia
Pelajar Indonesia yang beriman,
bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak
dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan
kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari.
Ada lima elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia:
(a) akhlak beragama; (b) akhlak pribadi; (c) akhlak kepada manusia; (d) akhlak
kepada alam; dan (e) akhlak bernegara.
Bergotong royong
Pelajar Indonesia memiliki
kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara
bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan
lancar, mudah dan ringan. Elemen-elemen dari bergotong royong adalah
kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.
Bernalar kritis
Pelajar yang bernalar kritis
mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif,
membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi,
mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah
memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi
penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil Keputusan.
Kreatif
Pelajar yang kreatif mampu
memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan
berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang
orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal.
Demikianlah beberapa dimensi yang
dapat dikembangkan melalui kegiatan Projek berbagi ini.
Video dokumentasi kegiatan Tarhib Ramadhan T.A 2021/2022
Suatu program
yang baik, tentunya di awali dengan perencanaan yang mantap. Berikut ini Contoh
Modul Ajar Projek Tarhib Ramadhan yang semoga dapat menjadi inspirasi kegiatan
pengembangan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini.
File dapat
didownload dan semoga bermanfaat.
Terimakasih telah
mengunjungi halaman kami, silakan tinggalkan pesan sebagai masukan bagi kami
pada kolom komentar yang tersedia pada laman ini.
DOWNLOAD MODUL AJAR PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA - TEMA KITA SEMUA BERSAUDARA /SUBTEMA BERBAGI/SUB SUBTEMA TARHIB RAMADHAN
Silakan anda simak contoh Modul ajar di bawah ini :
Dalam rangka
memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan /HUT Kemerdekaan RI ke-77. TK Pertiwi
Gumiwang mengadakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang
Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara diikuti oleh peserta didik tahun
pelajaran 2022/2023 dengan melibatkan peran serta orang tua atau wali murid.
Kegiatan lomba yang di lakukan
antara lain:
-Lomba membawa
Kelereng
Lomba ini dilakukan dengan membawa kelereng yang
ditempatkan pada sendok makan. Anak membawa sendok tersebut bukan dengan
menggigit sendok pada mulut, namun hanya dengan memegang dan membawa sendok
berisi kelereng ke garis batas yang telah ditentukan.
-Lomba Gendong
Anak
Waaaah, lomba ini juga tidak kalah serunya. Hal itu
dikarenakan adanya kerjasama antara anak dan orang tuanya. Ketika hitungan
dimulai, ibu- ibu bersiap menjemput anaknya dan berlari menggendongnya ke garis
finish. Ada juga seorang ayah yang datang dan mengikuti rangkaian lomba di TK
Pertiwi Gumiwang, sebut saya ayahanda Arka dari kelas B. kedatangan ayahanda
dari Arka merupakan bentuk dukungan pada ananda karena ibunda Arka sedang
bekerja di luar negeri. Demikian sepenggal kisah dibalik meriahnya lomba HUT RI
ke-77 di TK Pertiwi Gumiwang.
-Lomba Estafet
Tepung
Bisa dibayangkan jika lomba ini kita ikuti, seluruh
badan bermandikan tepung. Namun keceriaan terlihat dari peserta lomba yang
merupakan kelompok orang tua/ wali murid. Estafet tepung dilakukan dengan per
kelompok berderet, kemudian estafet dilakukan dari depan ke orang- orang di
belakangnya. Nhaaaa … disini estafetnya tanpa alat yaaa.. jadi peserta hanya
menggunakan tangannya untuk mengoper tepung terigu kebelakang.
-Lomba Makan
Kerupuk
Untuk lomba ini hanya diikuti oleh anak- anak. Posisi saat
memakan kerupuk yaitu dengan duduk bersila, sedang kerupuk digantung rendah
sehingga anak dapat menjangkau meski sambil duduk. Ada saja tingkah anak- anak,
antara lain mencoba memegang kerupuk, menangis karena kerupuknya tidak kunjung
tergigit, kemudian ada yang tak mau ikut lomba, ada pula yang dengan gigih
mengikuti lomba dan akhirnya menang. Kesemuanya itu adalah proses belajar yang
di alami anak- anak untuk melatih keberanian dan mau berpartisipasi dalam
perayaan hari ulang tahun Negara Indonesia tercinta.
-Lomba
Kreasi Tumpeng dan Puncak HUT RI ke-77 di TK Pertiwi Gumiwang
Ini dia yang ditunggu oleh semua warga sekolah, yaitu
puncak dari rangkaian lomba- lomba yang telah dilakukan. Acara lomba “Kreasi
Tumpeng” merupakan puncak kegiatan dalam perayaan HUT RI Ke-77 di TK Pertiwi
Gumiwang. Acara lomba dihadiri oleh ketua IGTKI Kec. Purwanegara, Ibu Yulisa
Fitri Kusumadewi. Selain itu kami juga menggundang Kepala TK yang telah purna tugas yaitu Ibu Narjiati untuk menilai kreasi tumpeng dari masing- masing kelompok. Acara diikuti oleh kelompok A1, A2, A3, B1, B2, dan B3. Setelah pengumuman
kemenangan dari tiap lomba, maka acara dilanjutkan dengan makan tumpeng
bersama. Kegiatan ini mempererat silaturahmi antara orang tua/ wali murid dan
juga sebagai wadah sosialisasi bagi anak- anak.
Harapannya, kegiatan ini dapat menanamkan rasa cinta
terhadap tanah air. Kelak mereka akan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-
kegiatan yang positif, mereka harus bangga menjadi anak bangsa dan kelak akan
membawa bangsa ini menuju kemajuan dan tidak menghilangkan jati diri sebagai anak
Indonesia.
Video Dokumentasi Lomba Kreasi Tumpeng- TK Pertiwi Gumiwang